Jumat, 20 Januari 2012

4. Analisa KVL


Analisa KVL (Kirchhoff Voltaget Law) 

Bila diperhatikan dari rangkaian diatas dapat di selesaikan dengan mudah, langkah pertama ialah dengan analisa KVL


Rabu, 18 Januari 2012


3.            Dasar Hukum Kirchoff
Pada mulanya fisikawan Jerman yang bernama Gustav Kirchhoff tahun 1824-1887, telah menemukan dua hukum yaitu hukum arus dan hukum tegangan yang biasa disebut dengan nama KCL (Kirchhoff Current Law) dan KVL (Kirchhoff Voltage Law).
Prisip kerja dari kedua hokum ini, KCL yaitu banyaknya arus yang masuk = besarnya arus yang keluar, untuk KVL hamper sama dengan KCL yang membedakan di tegangannya saya seperti besarnya tegangan yang masuk = besarnya tegangan yang keluar.
KCL direpresentasikan

 

Sedangkan KVL direpresentasikan
      

dibawah ini adalah bentuk dari rangkaian pasif dan secara matematis dapat dihitung berdsarkan rumus

kenapa pada rangkaian ini disebut pasif karena terdapat elemen pasif seperti resistor. Ketika  teganga pada waktu R, maka arus masuk dari terminal positif , jika diamati dari rangkaian arus i masuk melalui dari terminal negative. Jadi arus yang masuk dari terminal positif ke negative ialah –i dan pada hokum ohm dapat dituliskan v = R (-i), atau v =-Ri                                          
            









Umpamanya gambar rangkaian dibawah ini, carilah arus i ?
Penyelesaiannya.
Dik. R=2 K Ohm           

        V=24 V                                                        i = 12 Ampere
Jawab

2.    Bentuk Sinyal Analog dan Digital
Dalam sistem komunikasi sinyal dibedakan dua jenis yaitu sinyal analog dan sinyal digital. Bentuk sinyal analog yaitu berupa sinyal sinusoidal yang sifatnya seperti gelombang, jadi dapat dikatakan sinyalnya selalu sambung menyambung atau tidak ada perubahan yang tiba-tiba antara bagian-bagian sinyal tersebut. Secara garis besar dapat digambarkan sebagai berikut contoh dari sinyal analog misalnya : suara, dan masih banyak lagi. 
Gambar 2a. Sinyal Analog

1. Pendahuluan


 Teknologi komunikasi telah memungkinkan manusia untuk menembus batasan jarak dan ruang,  bahkan waktu, artinya bahwa manusia untuk berhubungan tanpa memandang tempat mereka berada karena itu tidak ada sejengkalpun tempat di dunia ini yang tidak dapat dijangkau. Perkembangan teknologi yang demikian pesat di berbagai bidang salah satunya terbukti dengan adanya sentral–sentral telepon sebagai alat komunikasi untuk berhubungan melalui pertukaran informasi dari pembicaraan manusia.
Teknologi telekomunikasi berperan sebagai media perantara yang dapat menyampaikan informasi dan di terima dengan baik oleh penerima informasi, sehingga modem (modulator-demodulator) dirancang sebagai perangkat pendukung pada sentral-sentral telekomunikasi. Media transmisi saat ini banyak jenisnya baik media transmisi kabel, fiber optik dan media udara, dalam penelitian ini media kabel yang dipilih sebab dikarenakan harganya murah.
Gambar1. Diagram Modulator-Demodulator